Kamis, 14 Desember 2017

Inilah Mas Jembatan Tona

Lokasi : Samping jembatan Tona kompleks Kantor kejaksaan dan SKB



Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Rabu, 13 Desember 2017

Inilah Golden

Kafe Golden menyediakan Menu makan Western Modern menyerupai Pizza, Burger, Hot Dog dan KFC, berlokasi di Pusat Kota Tahuna Samping Bank Danamon






Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Inilah Tari Salo

Salo/Sumalo yaitu nama tari tertua di kawasan Nusa Utara (Sangihe), lahir pada permulaan era ke 14, berasal dari
Saluhang /Salurang, dahulu Salurang (Tabukan Selatan) yaitu sentra pemerintahan Tampunganglawo. Para penarinya menggunakan pedang, dan dilakukan oleh kaum pria. Tari ini bagi para leluhur dilakukan dalam menghadapi Musuh, tapi ketika ini Tari ini diadakan untuk menghormati para leluhur dan sering juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Pemerintah. Saat ini Tarian ini dilaksanakan pada hari-hari penting berdasarkan budaya Sangihe, menyerupai pada tanggal 1 januari, menyambut tahun gres dan pada pesta ada Tuluude. Di daerrah Salurang dikenal dengan nama Salo dukumanu, dukumanu yang artinya bulu ayam, yang dipakai pada pelindung kepala. Bulu ayam jantan yang melambangkan keberanian, bulu ayam diselipkan di pelindung kepala (Helmet) yang pada awalnya milik para tentara portugis yang tiba ke kawasan Nusa Utara pada tahun 1500. Di ketika bangsa Portugis dan eropa mencari kawasan baru, era penjelajahan. Para penari Salo menggunakan pelindung kepala ini sebagai rasa gembira alasannya berhasil mengalahkan tentara Portugis. 

Salah satu benda peninggalan sejarah yang masih dapat ditemukan/diselamatkan di tanah Sangihe. Saksi sejarah keberanian para leluhur di tanah Sangihe melawan tentara Portugis. Helmet tentara portugis yang dikenal dengan nama Conquistadors para tentara yang berpetualang menemani para penjelajah bermaksud menemukan daerah2 gres di tahun 1500 an. Sebagai sebuah pujian telah menang dalam pertempuran para Leluhur Sangihe menggunakan Helmet tersebut dalam tarian perang Salo. Tari Salo masih dapat dinikmati ketika ini. Dilakukan ketika hari 2 penting dalam kebudayaan Sangihe. Seperti menyambut tahun gres dan pesta budpekerti Tulude.

Sumber : Stenly Pontolawokang 
https://www.facebook.com/groups/108224745893/10152548638560894/ 

Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Selasa, 12 Desember 2017

Inilah Pantai Kasaraeng

Pantai Kasaraeng terletak di kecamatan Nusa Tabukan saluran dari kota Tahuna sanggup memakai motor ojek/angkutan umum menuju ke pelabuhan Petta Kec. Tabukan Utara dengan ongkos Rp. 13.600,- Selanjutnya perjalanan diteruskan dgn memakai Pumboat atau perahu/taksi bahari lainnya dengan ongkos Rp.150.000,-

Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Inilah Spot Diving Ship Wreck Pintu Kota

Lokasi Spot terletak di sekitar Kota  Tahuna tepatnya di Pelabuhan Tua Tahuna. Penyelaman di dinding Sea Mount Dengan ikan Pelagis (Ship Wreck) dan Bangkai kapal  Bandara Naha sanggup memakai Mobil/Motor Rental/Ojek dengan waktu tempuh 90 Menit dengan ongkos/sewa Rp. 350.000/hari
dengan Twin Anchor (Jangkar Kapal) Keterampilan bagi penyelam adalah  Advance -dengan pengamatan penyelaman   antara 25 - 30 Meter Kedalaman Objek : 10 - 15 Meter Arus : Kuat - Sangat Kuat Koord. SW: 3°36.673N - 125 °29.513 E, Koord. TA: 3°34.867N - 125 °29.107 E  Spot diving ini berlokasi di Kelurahan Sawang Bendar Kecamatan Tahun.












Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Senin, 11 Desember 2017

Inilah Koleksi Foto Festival Sangihe 2014

 Inilah Koleksi Foto Festival Sangihe 2014
Antusiasme Warga di Acara Pembukaan 6 Sep 2014

 Inilah Koleksi Foto Festival Sangihe 2014
Antusiasme Warga di Acara Pembukaan 6 Sep 2014


















































































Armada : Sangihe emang surga

Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com

Inilah Mas Jembatan Tona

Lokasi : Samping jembatan Tona kompleks Kantor kejaksaan dan SKB Sumber http://wisatasangihe.blogspot.com